Minggu, 12 April 2009

"Suara hati gempa Bantul Yogyakarta"



Kebahagiaan ada untuk mereka yang menangis
Kebahagiaan ada untuk mereka yang telah tersakiti
Kebahagiaan ada untuk mereka yang telah mencari

dan telah mencoba untuk semua ini


Perjalanan ini terasa sangat menyedihkan

Kapan hati kecil kita berbicara?

Ribuan kata – kata yang bisa ucapkan

Tapi kita hanya berarti untuk sesaat

Seraut wajah hilang Seiring waktunya berjalan

Lihat lah video ini…..

Kita hanya bisa tersenyum dari jauh

Dihati kecil kita menangis

Menangis,menangis,menangis dan menangis

Jangan hapus air matamu
ujung puncak segala rasa itu.
Segala suka, segala duka, segala luka
ujung puncaknya air mata juga.

Biarkan ia terbit mengalir
dan ricik nyanyiannya disebar angin semilir.
Biar ia basahkan lembah padas panas jiwamu
dan membelah bongkah cadas keras hatimu.

Biarkan terbit mengalir ia
lalu menggenang menjelma telaga.
Kobaran api neraka olehnya kan padam
dan menjelma kerindangan surga nan tentram.

Hanya orang-orang yang bermental bajalah yang tetap tabah menjalani semua cobaan yang diberikan Yang Kuasa ini. Sesungguhnya, kemuliaan kita di dunia lain ditentukan oleh keberanian dan kerelaan kita untuk berpisah dengan apa yang kita cintai di dunia ini. Memang banyak peristiwa yang tidak bisa kita duga sebelumnya. Kehilangan dengan apa yang kita cintai di dunia ini,... mudah-mudahan menyadarkan kita tentang apa yang sesungguhnya harus lebih kita cintai. Berpisah adalah sesuatu yang tidak bisa kita hindari. Jangan terjebak kebodohan dengan terus menerus mengingat manis dan pahitnya masa lalu. Kebencian manusia kepada perpisaan dengan apa yang dicintainya di dunia ini hanya akan mengantarkan kebencian manusia tersebut kepada Tuhannya. Hanya Allah SWT yang seharusnya lebih kita cintai. Mudah-2an kerelaan perpisahan dengan selain DIA akan mengantarkan kita kepada dunia lain yang lebih baik yang DIA janjikan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar